Breaking News

SDN 20 Somba Bangun Mushalla dan Panggung Literasi

 


Majene PNN.CO.ID

Membaca buku erat kaitannya dengan tingkat literasi seorang siswa, karena buku merupakan salah satu sumber pengetahuan di mana siswa selalu memperbarui wawasan dengan terus membaca buku.


Namun seiringnya berkembangnya zaman karena kemajuan teknologi, buku tidak lagi menjadi pilihan di arus utama untuk mendapatkan informasi maupun pengetahuan.


Orang-orang lebih memilih jalan yang singkat dan mengetik di Google untuk langsung mendapatkan informasi yang dibutuhkan secara spesifik.


Namun bukan berarti buku akan tertinggal, karena membaca buku membutuhkan kesabaran dan waktu luang untuk memahami banyak kata di dalamnya yang sebenarnya memberikan manfaat untuk memperoleh pengetahuan.

Untuk lebih meningkatkan literasi para siswa siswi, juga menjadi terobosan SDN 20 Somba Kecamatan Sendana yang saat ini dinakhodai Saharuddin Tahir dengan membangun panggung literasi dengan panjang kurang lebih 12 meter dan lebar 3,5 meter di samping gedung ruang belajar SDN 20 Somba yang dipimpinnya.


“Terdapat sejumlah manfaat keberadaan panggung literasi ini, diantaranya membantu meningkatkan pengetahuan siswa siswi dengan cara membaca berbagai informasi bermanfaat, membantu meningkatkan tingkat pemahaman siswa dalam mengambil kesimpulan dari informasi yang dibaca dan meningkatkan kemampuan anak didik dalam memberikan penilaian kritis terhadap suatu karya tulisannya,” papar Saharuddin Tahir, Rabu (12/04/2022).


Tidak hanya itu, mantan Kepala SDN 35 Pumballar itu juga membangun Mushalla guna lebih mengoptimalkan Pendidikan Agama Islam (PAI) yang merupakan bagian dari materi diajarkan dalam suatu lembaga pendidikan untuk memberikan harapan kepada peserta didik juga mendukung Pemerintahan Majene AST-Aris dalam bingkai Majene Rumah Kita, dengan spirit melalui visi misi, yaitu Unggul, Mandiri dan Religius (UMR).


“Pembangunan Mushalla, agar peserta didik bersama para guru dapat lebih mampu mengamalkan segala sesuatu yang diajarkan dalam mata pelajaran PAI,” urainya.


Pembangunan Mushalla dengan berukuran sekira 51 meter persegi itu lanjutnya, para siswa dan guru sudah maksimal untuk kegiatan salat secara berjamaah. “Pembangunan Mushalla disertai dukungan orang siswa dan partisipasi guru, komite sekolah, alumni, orang tua siswa dan masyarakat setempat, untuk lebih meningkatkan pengetahuan Agama kepada para peserta didik,” akunya.


Ia menambahkan, saat ini pengembangan PAI dirasakan sangat urgen dan mampu memberikan kontribusi terhadap peningkatan keimanan dan ketaqwaan serta peningkatan kualitas PAI yang tentunya diharapkan mampu memberikan nuansa baru bagi peserta didik.


“Selain membangun watak, juga mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT, berakhlak mulia agar menjadi warga Negara yang demokratis serta bertanggung jawab,” pungkasnya. (Whd)


 

0 Komentar

© Copyright 2022 - Pena Nasional News