Breaking News

Aremania Bakal Sowan ke Bonek untuk Kawal Persidangan di Surabaya

 



Malang, pnn.co.id – Persidangan kasus Tragedi Kanjuruhan yang semula akan dilakukan di Pengadilan Negeri Kepanjen Malang berpindah ke Pengadilan Negeri Surabaya. Hal ini Forkopimda Kabupaten Malang lewat pengadilan setempat yang mengirim surat ke Mahkamah Agung (MA) pada 18 Oktober 2022 lalu.


Salah satu Aremania yakni Ambon Fanda mengatakan, mereka bersama suporter lainnya akan tetap mengawal proses persidangan meski digelar di Surabaya. Mereka ingin memastikan ada keadilan bagi 135 korban meninggal dunia dan 600 lebih korban luka-luka dalam Tragedi Kanjuruhan. “Pastinya kami akan mengawal sampai ke Surabaya. Itu pasti, berapapun jumlahnya, kami akan mengawalnya,” kata Ambon Fanda, Jumat, (23/12/2022).


Aremania juga akan membuka komunikasi dengan aliansi suporter di Surabaya atau dengan Bonek Mania bahwa kehadiran mereka semata untuk memperjuangkan keadilan. Mereka akan pamit secara baik-baik kepada suporter yang ada di Surabaya untuk menghindari friksi dengan Aremania.


“Paling tidak, kami akan sowan dulu ke aliansi suporter yang ada di Surabaya. Kami akan kulo nuwon dulu. Karena kami mengawal prosesnya, tidak ingin bentrok dengan Surabaya. Jadi bagaimana caranya agar Arek-arek Surabaya paham bahwa kami benar benar hanya akan mengawal persidangan, bukan gaya-gayaan,” kata Ambon.


Ambon mengaku sementara sudah berkomunikasi dengan salah satu Bonek Mania yakni Andi Peci. Aremania berharap suporter akar rumput di Surabaya memahami kehadiran mereka demi untuk menuntut keadilan bagi korban Tragedi Kanjuruhan.


“Sejauh ini kami sudah sempat komunikasi dengan Andi Peci. Ini nanti kami juga diundang oleh aliansi suporter Indonesia di Bandung. Respon sejauh ini cukup baik, untuk grassroot (Bonek) kita lihat nanti. Mudah mudahan mereka paham dengan kondisi ini,” tandas Ambon. (hum.aw)

0 Komentar

© Copyright 2022 - Pena Nasional News