Breaking News

DPRD Jatim Blusukan ke Terminal dan Bandara Malang

 

Surabaya,  pnn.co.id – Komisi D DPRD Jawa Timur menggelar inspeksi mendadak (sidak) di di sejumlah fasilitas umum yakni Terminal Arjosari dan Bandara Abdurrahman Saleh Kota Malang. Sidak dilakukan untuk mengecek pelayanan kepada penumpang menjelang pergantian tahun.


Dari pantauan, sejumlah anggota DPRD Jatim hadir saat sidak di Terminal Arjosari. Mereka adalah Guntur Wahono, Hermanto, Nur Aziz, Mohamad Ashari, Makin Abbas, Heri Romadhon, Masduki dan anggota DPRD Jatim dari Dapil Malang Raya Khofidah.


Pada kesempatan ini, Ketua Komisi D DPRD Jatim, dr Agung Mulyono naik ke bus jurusan Surabaya-Malang. Dia menyempatkan diri untuk berdialog dengan sejumlah penumpang dan awak bus.


Bendahara DPD Demokrat Jatim itu juga mengecek kelaikan bus seperti fungsi rem, lampu, lampu sein hingga klakson. Dia mengingatkan kepada para sopir agar beristirahat setelah mengendarai bus, paling tidak lima sampai enam jam. Beberapa penumpang yang ada di dalam bus pun diminta untuk mengenakan masker.


“Pesan saya kepada para sopir untuk beristirahat lima sampai enam jam. Walaupun pemeriksaan semua sopir sehat, namun jangan sampai kelelahan. Dan keselamatan penumpang harus dijaga. Para penumpang juga tetap menjaga prokes, menggunakan masker,” katanya.


Dia juga meminta agar Dinas Perhubungan (Dishub) Jatim rutin memeriksa kesehatan para sopir diantaranya adalah tes urin dan tensi darah secara rutin. Langkah ini penting karena keselamatan jiwa para penumpang ada di tangan sopir tersebut.


“Kesehatan para sopir harus dicek berkala dan ini penting. Kalau sopir sehat akan mempengaruhi saat mengendarai bus,” tambahnya.


Sementara itu, saat tiba di Bandara Abdurrahman Saleh, Alumnus Fakultas Kedokteran (FK) Unair itu juga mengimbau agar  UPT Dishub Jatim yang mengelola bandara tersebut, memperketat penerapan prokes kepada penumpang agar tidak tidak terjadi lonjakan Covid 19 lagi seperti yang terjadi di China.


“Kita mengimbau agar standart pelaksanaan prokes tetap dijaga. Penumpang juga wajib memakai masker dan hand sanitizer di tempat umum harus disediakan. Ini penting, karena di China seperti yang saya lihat di berita kemarin terjadi peningkatan Covid 19 yang sangat tinggi,” tambah anggota DPRD Jatim dari Dapil Banyuwangi-Bondowoso-Situbondo itu.


Putra kelahiran Banyuwangi itu berharap tidak ada lonjakan Covid 19 setelah libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2023 mendatang.


“Semoga setelah NATARU ini tidak terjadi peningkatan covid 19 lagi,” tegas anggota DPRD Jatim dua periode itu.


Dalam kesempatan itu, rombongan anggota komisi D DPRD Jatim juga mendapatkan laporan tentang jumlah penumpang saat libur Nataru di bandara Abdurrahman Saleh.


Kepala UPT bandara Dishub Jatim, Joko Pitono menjelaskan, rata-rata jumlah penumpang yang datang dan berangkat dari bandara Abdurrahman Saleh mencapai 1600 orang perhari. Untuk mencegah lonjakan covid 19, pihaknya menerapkan prokes yang ketat kepada para penumpang. Diantaranya memasang thermal scan dan mewajibkan mereka memakai masker.


Sementara itu, Illa, salah satu penumpang bus asal Pasuruan mengaku senang dengan sidak DPRD Jatim tersebut. Menurut dia, pelayanan di semua fasilitas publik harus dikontrol, agar pemerintah bisa terus meningkatkan dan menjaga kenyamanan penumpang.


“Ya senang, kalau ada yang tidak beres kan bisa diingatkan. Secara keseluruhan sejauh ini cukup bagus dan lebih cepat kalau naik bus,” kata mahasiswa asal Pasuruan itu. 


(red.Df)

0 Komentar

© Copyright 2022 - Pena Nasional News