Breaking News

Kompresor Di Mojokerto Meledak Menewaskan 1 Orang.

  



Mojokerto,  pnn.co.id - Meledaknya kompresor bengkel tambal ban di Simpang 5 Kenanten, Mojokerto mengakibatkan 1 orang tewas dan 3 lainnya terluka. Polisi menyebut kompresor besar itu meledak karena sudah dimodifikasi dan kelebihan angin.
"Kompresor ini secara kasat mata sudah bisa dipastikan bukan kompresor pabrikan, dalam artian kompresor yang dibuat sendiri atau modifikasi," kata Kasat Reskrim Polres Mojokerto Kota AKP Rizki Santoso kepada wartawan di lokasi ledakan, Rabu (28/12/2022).

Rizki menjelaskan daya tahan kompresor di bengkel tambal ban milik Joko Sungkowo alias Gendut (60) tidak sesuai standar karena sudah dimodifikasi. Sehingga ketika diisi angin terlalu penuh, tabung kompresor meledak.

"Sehingga saat muatan anginnya terlalu penuh mengakibatkan ledakan. Dugaan awal karena kompresor terlalu penuh isinya sehingga meledak," ungkapnya.

Penjelasan Rizki sesuai dengan keterangan pedagang asongan di Simpang 5 Kenanten berinisial SL (55). Menurutnya, kompresor sepanjang lebih dari 1 meter itu terus diisi angin meski sudah penuh.

Menurut Rizki meledaknya kompresor tersebut mengakibatkan Joko tewas di lokasi. Sedangkan 3 korban lainnya menderita luka ringan. Ketiganya sudah diizinkan pulang dari RSUD Dr Wahidin Sudiro Husodo, Kota Mojokerto.

"Korban meninggal karena terkena hantaman tutup kompresor modifikasi tersebut. Sehingga ada beberapa luka robek di tubuh korban. Saat ini, korban dalam proses pemakaman," jelasnya.

Polisi telah melakukan olah TKP di bengkel tambal ban milik Joko. Saat ini, garis polisi masih dipasang di lokasi. Petugas juga menyita barang bukti berupa tutup kompresor modifikasi, linggis dan beberapa peralatan terkait ledakan tersebut. Sejumlah saksi juga sedang diperiksa di kantor Satreskrim Polres Mojokerto Kota.

"Untuk potensi tersangka masih kami dalami. Karena kebetulan korban yang meninggal pemilik langsung kompresor tersebut," tandas Rizki.

Kompresor di bengkel tambal ban milik Joko meledak sekitar pukul 02.45 WIB. Ketika itu, korban menambal ban belakang sisi kiri sebuah truk tangki. Saat ledakan terjadi, terdapat 4 orang termasuk korban di bengkel yang terletak di Lingkungan Kuwung, Kelurahan Meri, Kranggan, Kota Mojokerto tersebut.

Yaitu Joko, sopir truk Iko Frengky (27) dan kernetnya Agis, serta Ali Sodikin. Ali merupakan teman nongkrong Joko. Warga Desa Kepuhanyar, Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto ini satpam bengkel karoseri di seberang bengkel tambal ban milik Joko.

Kerasnya ledakan membuat tubuh Joko terpental ke parit di sebelah timur bengkel tambal ban. Ia tewas seketika di lokasi. Sedangkan Ali menderita luka di kaki, Iko dan Agis luka di tangan.(red.Df)

0 Komentar

© Copyright 2022 - Pena Nasional News