Breaking News

Fakta Penganiayaan di Kalasey Minahasa, Tidak Seperti yang Beredar di Medsos

  



Jakarta, pnn.co.id - 
Terjadi penganiayaan di Kalasey. Dua, Kecamatan Mandolang, Kabupaten Minahasa

Berikut ini 3 fakta kasus penganiayaan yang viral kemarin

1. Identitas korban dan pelaku


Dua korban dan dua pelaku sama-sama dirawat di rumah sakit, setelah terlibat duel, Kamis 19 Januari 2023 malam.


Dari informasi yang diperoleh, dua korban dalam kasus ini bernama Sony Barhadus (58) dan Valen Barhandus (27).


Keduanya adalah warga Desa Kalasey. Dua, dan berprofesi sebagai tukang ojek.


Sedangkan untuk pelaku diketahui ada tiga orang.


Masing-masing berinisial SK, AK, dan DK.


Dari Tiga pelaku ini, dua orang diantara ikut dirawat karena mendapat luka yang cukup serius.


2. Kronologi kejadian penganiayaan


Kejadian ini bermula ketika rumah korban dilempari oleh ketiga pelaku.


Korban kemudian keluar dan menegur para pelaku.


Tetapi teguran ini malah tak diterima oleh para pelaku.


Ketiga pelaku lalu mengejar korban hingga ke dalam rumahnya.


Disana kedua korban dihajar menggunakan besi dan parang.


Korban kemudian melakukan perlawanan. Hasilnya dua pelaku berinisial AK dan DK ikut ditebas korban parang juga.


Melihat hal ini salah satu pelaku sempat menjauh dari TKP.


Kapolresta Manado Kombes Julianto Sirait mengatakan jika dari peristiwa ini ada empat orang yang mengalami luka dan dirawat di rumah sakit.


"Dua diantaranya korban dan dua lagi pelaku. Mereka dirawat di RS Awaloei," ujarnya via telepon, Jumat 20 Januari 2023.


Ia mengatakan untuk satu pelaku lainnya sudah diamankan oleh pihaknya.


"Satu pelaku yang tak terluka sudah kita amankan," tegas dia. 


3. Polisis Sebut Kondisi Tak Seperti yang Beredar di Medsos


Media sosial dihebohkan dengan foto sesosok pria yang tewas dengan tubuh yang dianiaya secara sadis.


Foto tersebut memperlihatkan bagian tubuh korban terbelah hingga kelihatan bagian dalam tubuhnya.


Informasi tersebut menjelaskan jika korban terlibat dalam peristiwa kekacauan di daerah Desa Kalasey Minahasa.


Kasat Reskrim Polresta Manado Kompol Sugeng Wahyudi Santoso menjelaskan foto tersebut adalah hoaks, namun peristiwa penganiayaan benar terjadi.


"Kondisi korban tidak seperti yang beredar luas di Medsos.


Mereka kini sementara berada dirawat rumah sakit. Peristiwa ini melibatkan 3 orang," sebutnya.

 

Ia menyebutkan mereka terlibat masalah soal tanah, hingga berakhir dengan saling serang dengan senjata tajam.


Sementara Kapolsek Pineleng Ipda Ronald Sabaja sudah membenarkannya.


"Iya benar, datanya sudah di Polresta Manado," jelasnya. (red.bs)


0 Komentar

© Copyright 2022 - Pena Nasional News