Breaking News

Pencairan Uang Ganti Rugi Tol Kediri-Tulungagung di Kabupaten Kediri Menjadi yang Tercepat

  

Kediri, penanasioalnews.co.id - Tahapan proyek pembangunan jalan tol di Kabupaten Kediri menjadi yang tercepat dibanding dengan daerah tetangga. Bahkan, pembayaran uang ganti rugi (UGR) untuk warga terdampak proyek tersebut telah pecah telor. Alias sudah dilakukan.


“Alhamdulillah Kabupaten Kediri sudah dapat melakukan pembayaran UGR kepada para penerima,” ujar Kepala Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Kediri Eko Priyanggodo.


Eko mengatakan, pembayaran UGR sudah dilakukan untuk beberapa desa. Baik yang terdampak proyek Kediri-Kertosono maupun Kediri-Tulungagung. Meskipun belum semua daerah sudah dilakukan pembayaran. Namun hal ini menjadi sinyal positif untuk Kabupaten Kediri dalam mendukung proyek strategis nasional (PSN).


Pembayaran UGR untuk tol Kediri-Kertosono telah dilakukan di Desa Banyakan dan Sendang. Sedangkan untuk tol Kediri-Tulungagung tahapan pembayaran sudah menyasar Desa Manyaran dan Tiron. Kebetulan, semuanya berada di wilayah Kecamatan Banyakan.


Setelah berkutat di Kecamatan Banyakan, fokus tim bakal bergeser ke wilayah selatan. Dalam waktu dekat, giliran wilayah Kecamatan Mojo yang akan disasar. Proses persiapan lahan di wilayah Mojo masih dalam tahap awal. Tercatat, ada delapan desa yang belum dilakukan sosialisasi terkait proyek strategis nasional (PSN) tersebut. Antara lain Desa Mojo, Mlati, Ploso, Kedawung, Maesan, Kranding, Ngadi, dan Ngetrep. Nantinya, delapan desa tersebut akan dilakukan proses sosialisasi dalam waktu dekat ini. “Kami akan jadwalkan secepatnya,” tutur Eko.


Selain delapan desa tersebut sejatinya masih ada desa lain yang terdampak proyek ini di wilayah Kecamatan Mojo. Pasalnya, total ada sebanyak 15 desa yang akan dilalui jalur tol tersebut. Artinya ada tujuh desa lain yang juga akan terdampak. Yaitu Desa Petok, Mondo, Keminten, Sukoanyar, Surat, Tambibendo, dan Kraton.

0 Komentar

© Copyright 2022 - Pena Nasional News