Breaking News

Pengadaan Motor Dinas Lurah dan Sekcam se-Kota Blitar Telan Rp700 Juta

 



Blitar, pnn.co.id – Seluruh lurah dan sekretaris kecamatan di Kota Blitar akan memperoleh sepeda motor baru dari Pemerintah Kota Blitar. Total ada 24 kendaraan baru yang akan diberikan kepada lurah dan sekcam tahun ini.


Pengadaan sepeda motor baru ini menelan anggaran daerah sebesar Rp700 juta. Jumlah tersebut terbilang cukup besar untuk pengadaan sepeda motor.


Adapun kendaraan yang akan diberikan kepada Lurah dan Sekcam tersebut adalah Yamaha Lexi dan Yamaha Gear.


“Jumlahnya ada 21 untuk lurah ya, kalau camat kan ada kendaraan roda 4 ini sementara Sekcam, Sekcam kan ada peran yang penting ya, totalnya ada 24 unit sepeda motor,” kata Kepala BPKAD Kota Blitar, Widodo Sapto Johanes, Jumat (23/12/2022).


Sepeda motor yang diberikan ini merupakan kendaraan operasional Peruntukannya juga bukan untuk pribadi.


Kepala BPKAD Kota Blitar, Widodo Sapto Johanes menegaskan bahwa pengadaan sepeda motor baru ini bukan untuk menghabiskan anggaran.


Menurutnya pengadaan sepeda motor ini sudah masuk rencana anggaran tahun 2021 lalu. Adanya pandemi covid 19 yang melanda membuat rencana pengadaan sepeda motor baru untuk Lurah dan Sekcam itu pun menjadi tertunda dan baru tahun ini bisa terlaksana.


“Rencana itu sudah lama lah sejak tahun 2021 sebenarnya karena keterbatasan anggaran serta bersamaan dengan penanganan covid 19 itu sehingga baru bisa dilakukan pada tahun 2022 ini,” imbuhnya.


Widodo menambahkan bahwa selama penanganan pandemi covid 19, mobilitas Lurah serta Sekretaris Kecamatan menjadi meningkat untuk melakukan pelayanan terhadap masyarakat. Sehingga diperlukan peremajaan kendaraan untuk mobilitas Lurah dan Sekcam se-Kota Blitar.


Kepala BPKAD Kota Blitar itu menjelaskan bahwa kendaraan yang digunakan oleh Lurah untuk operasional kerja selama ini merupakan pengadaan tahun 2007 lalu. Sehingga dinilai kendaraan tersebut kurang mampu untuk menunjang mobilitas Lurah serta Sekretaris Kecamatan di masa pandemi Covid-19.

“Karena lurah ini yang terakhir sudah tahun 2007 atau 2008 sehingga perlu dilakukan peremajaan kendaraan yang lebih representatif jadi rencana itu sudah lama lah,” jelas Widodo.


Pemkot Blitar sendiri memiliki kendaraan dinas roda dua mencapai 648 unit. Dari jumlah tersebut 116 kendaraan roda dua dalam keadaan tidak layak pakai data itu diambil tahun 2021 lalu. Artinya kini kendala yang bisa digunakan untuk operasional ada sekitar 532 unit.


Hal itu lak yang mendorong Pemkot Blitar untuk berupaya untuk melakukan peremajaan kendaraan khususnya roda dua. Menurut Widodo, peremajaan kendaraan sepeda motor ini akan membantu kinerja para Lurah Sekcam dalam melayani masyarakat.


Sehingga diharapkan dengan adanya kendaraan baru kinerja para Lurah dan Sekretaris Kecamatan bisa lebih baik. Imbasnya perekonomian masyarakat Kota Blitar bisa kembali normal pasca pendemo Covid 19.


“Sebenarnya di masa pandemi kemudian juga dalam rangka mengendalikan laju inflasi daerah ini kan paling terdepan itu adalah temen-temen yang ada di kelurahan, sehingga mobilitas dan ruang gerak di temen-temen aparatur terdepan dalam hal melayani masyarakat diperlukan sarana prasarana yang memadai,” papar Widodo.


Pemerintah Kota Blitar menghabiskan anggaran sekitar 700 juta rupiah untuk 24 untuk sepeda motor baru. Itu artinya setiap sepeda motor memiliki harga sebesar lebih dari 29 Juta rupiah.


Meski jumlah anggaran yang terpakai cukup besar namun Pemerintah Kota Blitar enggan disebut menghambur hamburkan uang di akhir tahun ini. (hum.aw)

0 Komentar

© Copyright 2022 - Pena Nasional News