Breaking News

Seorang Pencuri Mobil di Kabupaten Bekasi Tewas Dikeroyok Massa.

 


Bekasi, pnn.co.id - Seorang pencuri mobil di Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, tewas dikeroyok massa. Pelaku tertahan di pintu tol setelah mencoba melarikan diri dengan membawa mobil korban.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan mengatakan pencurian terjadi pada Selasa (20/12/2022) di Perum Jatimulya, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi. Pelaku diketahui berjumlah tiga orang.

Saat itu petugas keamanan perumahan bernama F melihat pelaku Khaeron bersama dua orang yang menaiki mobil berhenti di depan rumah korban atas nama I. Tak lama setelah itu, petugas keamanan melihat mobil pelaku dan mobil korban meninggalkan perumahan secara berbarengan.

Setelahnya, terlihat I keluar dari rumah sambil teriak maling. F pun langsung mengajak korban mengejar pelaku dengan sepeda motornya.

"Lalu tidak lama Saksi Saudara I keluar dari rumah berteriak 'maling'. Saksi I yang melihat Saksi F menggunakan kendaraan sepeda motor langsung mengajak Saksi F mengejar para pelaku tersebut, yang sudah berhasil mencuri mobil korban tersebut," kata Zulpan dalam keterangannya, Kamis (22/12/2022).

Saat mencoba kabur, pelaku K terjebak di pintu tol. Sesaat setelah itu, warga dan petugas keamanan langsung membawa pelaku K ke rumah korban. Sementara itu, dua orang pelaku lainnya kabur membawa mobil korban.

"Kemudian pada saat masuk pintu tol, kendaraan mobil merek Sigra warna putih yang digunakan oleh pelaku Khaeron terjebak di pintu tol sehingga para saksi tersebut berhasil mengamankan satu orang yang diduga pelaku Khaeron berikut satu unit mobil merek Sigra oleh Saksi I dan F lanjut membawa ke TKP," ujarnya.

Sesampai di TKP, pelaku kemudian langsung diamuk massa. Menerima laporan tersebut, polisi langsung bergegas ke TKP dan mengevakuasi pelaku K ke RSUD Kabupaten Bekasi.

"Sampai di TKP, pelaku Khaeron diamuk warga. Kemudian piket Polsek Tambun langsung mengevakuasi pelaku Khaeron ke RSUD Kabupaten Bekasi. Sesampai di RSUD Kabupaten Bekasi, pelaku Khaeron dilakukan pemeriksaan dan dinyatakan sudah meninggal dunia," tuturnya.

Zulpan menyebut hingga kini polisi masih menyelidiki kasus yang ada, termasuk memeriksa sejumlah saksi yang terlibat.(red.Df)

0 Komentar

© Copyright 2022 - Pena Nasional News