Breaking News

Megawati Sindir Penguasa Seperti Orba, Ini Kata TB Hasanuddin

 

Sumedang, penanasionalnews.co.id  – Politikus senior Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) TB Hasanuddin merespons ucapan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri yang menyindir soal penguasa seperti Orde Baru (Orba). Sebab menurutnya, beberapa aksi sudah dapat terlihat di lapangan.


"Jadi prediksi yang disampaikan Ibu Mega bahwa pemerintahan sekarang ini sudah mirip orde baru, di lapangan iya, mulai dilakukan misalnya mencabut lambang-lambang PDI Perjuangan, seperti katakanlah itu bendera PDI Perjuangan atau kemudian masuk ke kantor DPD, ke DPC dan sebagainya, itu kan intimidasi," ungkap TB Hasanuddin seusai menemui para kadernya di wilayah Rancakalong dan Pamulihan belum lama ini.

Hasanuddin pun meminta kepada seluruh aparat agar tidak melakukan hal demikian. Sebab, sambung dia, kini zaman sudah berbeda.

"Saya mohon kepada aparat manapun jangan lakukan itu, zaman sudah berbeda," terangnya.

Hasanuddin menyatakan bahwa partainya pun telah mengambil langkah serius dalam menghadapi Pemilu 2024 ke depan. Salah satunya dengan membentuk tim atau panitia kerja (Panja) netralitas TNI/Polri dan Panja netralitas Pemilu.

Panja tersebut nantinya akan bertugas untuk memantau atau melaporkan jika ada aparat yang tidak menjunjung tinggi netralitas pada saat Pemilu 2024.

"Jadi nanti jika ada aparat yang tidak menjaga netralitas itu, maka kami minta kepada para kader segera laporkan, dengan prosedur, untuk di wilayah Dapil saya, silahkan laporkan kepada ketua PAC, lalu dari ketua PAC nanti kepada saya atau lapor ke ketua DPC lalu kepada saya atau langsung dari yang melihat lapor kepada saya," tegasnya.

Sekadar diketahui, TB Hasanuddin dengan didampingi Bendahara DPD PDIP Jawa Barat, Ineu Purwadewi Sundari menyambangi kader-kader PDIP di wilayah Pamulihan - Rancakalong, Sumedang pada Sabtu (2/12/2023) dari siang hingga sore.

Keduanya memberikan arahan kepada para kader PDIP dalam menghadapi masa kampanye Pemilu 2024 yang sebagaimana diketahui telah dimulai pada 28 November 2023.

Salah satu arahannya yakni meminta para kader PDIP untuk terus berjuang serta tidak gampang menyerah dalam memenangkan pasangan Ganjar - Mahfud.

"Jadi kepada para kader diharapkan terus berjuang, enggeus tong diwaro, tong didenge (sudah jangan dihiraukan, jangan didengar), kalau ada imbauan-imbauan jangan nyoblos Ganjar, jangan nyoblos PDI Perjuangan dan sebagainya, karena itu mulai dihembuskan, jadi terus, teruslah berjuang," kata Hasanuddin.

Megawati Soekarnoputri sebelumnya menyinggung soal Orba saat menghadiri Rakornas Relawan Ganjar-Mahfud di Jiexpo, Kemayoran, Jakarta Pusat. Megawati menyemangati relawan untuk memenangkan pasangan Ganjar-Mahfud.

"Mestinya Ibu (menceritakan dirinya sendiri -red) nggak boleh ngomong gitu, tapi sudah jengkel. Tahu nggak, kenapa? Republik penuh dengan pengorbanan, tahu tidak? Kenapa sekarang kalian yang baru berkuasa itu mau bertindak seperti zaman Orde Baru?" kata Megawati ketika memberi arahan di rakornas relawan Ganjar-Mahfud di JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (27/11).

"Benar tidak? merdekaaa, merdeka, merdeka. Menang kita....? Ganjar-Mahfud satu putaran..?" imbuh Mega disambut riuh para relawan. (red.IY)

0 Komentar

© Copyright 2022 - Pena Nasional News